Salam kenal bagi
anda semua dan terima kasih anda telah membuka blog ini.
Perkenalkan nama
saya widodo,saya dari jawa tengah.Saya seorang bengkel elektronik,khususnya
reparasi TV dan komputer.Saya membuka reparasi sejak tahun 2000 hingga
sekarang.Dan alhamdulilah lancar-lancar saja.Saya ingin berbagi ilmu pada anda
semua yang membaca blog ini.Khususnya yang suka otak atik elektronika.
Blog saya ini
mungkin berbeda dengan blog-blog yang lain.Karena blog saya ini ditujukan
kepada orang-orang yang baru belajar elektronik khususnya reparasi TV dan
merakit komputer.Untuk pembahasanya saya jelaskan secara terperinci dan
disertai photo-photo atau gambar yang jelas sehingga mudah dipahami.Oleh
karena itu tutorial saya tsb bisa menjadi jalan alternatif selain kursus bagi
anda.Di blog yang sedang anda baca sekarang ini adalah cuplikan dari tutorial
saya pada halaman awal.
Saya akan
membantu anda dalam mengatasi masalah elektronika khususnya memperbaiki
televisi berwarna dan cara merakit komputer sendiri.Bagi anda yang suka otak
atik elektronika dan ingin belajar reparasi televisi dan merakit komputer
sendiri,anda tak perlu kursus dengan biaya yang sangat mahal.Apabila anda
memiliki semangat belajar,maka tutorial dari saya sangat membantu anda
untuk belajar reparasi televisi karena disertai dengan photo-photo sehingga
lebih jelas dan mudah dipahami.
Anda pasti
bisa dan tak perlu memanggil bengkel yang profesional.Sebenarnya
televisi dan merakit komputer tidaklah sulit seperti yang dibayangkan
apabila anda mau belajar dengan teliti.Di blog ini saya hanya menerangkan
sedikit saja sebagai pembuka & perkenalan dgn anda.Bila anda ingin lebih
jelas,maka baca dan pelajarilah seluruh isi tutorialnya.
Mungkin bisa anda
bandingkan kalau anda kursus terlalu bertele-tele teorinya dan anda belum tentu
jelas apa yang diterangkan apalagi prakteknya sangat kurang.Untuk menjadi
teknisi elektronika yang profesional haruslah berani otak atik sendiri.Dengan
demikian anda akan mendapatkan banyak pengalaman.
Nah..,bagi anda
yang pemula jika anda memiliki tutorial dari saya,semoga banyak
manfaatnya. Setelah membaca maka anda harus mempraktekkannya sendiri,mencoba
sendiri.Mungkin anda belum berani langsung menangani televisi punya orang,takut
akan tambah rusak.Anda tak perlu takut karena dengan berani mencoba berarti
anda akan tambah pinter dan pengalaman anda sangatlah berharga.Kalau
anda bertanya kepada bengkel-bengkel profesional yang lain belum tentu anda
dikasih tau apalagi bertanya sampai mendetail kukira itu tidak mungkin
karena ilmu dia sangat berharga.Kecuali anda membayar mahal pada bengkel
tersebut atau kursus dengan biaya cukup tinggi.Oleh karena itu tutorial
elektronik saya menjadi jalan alternatif yang bisa membantu anda dalam
belajar reparasi TV.Dan saya berikan trik & kuncinya reparasi TV secara
cepat.
Blog saya ini
hanya sebagai pembuka saja,apabila anda ingin lebih lengkap dan memiliki
semangat tinggi untuk belajar,maka segera milikilah tutorial dari saya
yang bisa membantu anda dalam belajar reparasi.Janganlah sia siakan waktu.
Tutorial saya membahas tentang masalah televisi dan cara merakit komputer
sendiri yang disertai dengan Photo-photo dan gambar-gambar yang jelas dan mudah
dipahami.Dan saya memberi sedikit teori agar anda bisa memahami betul bagaimana
cara mereparasi televisi dengan cepat dan tepat.Anda tidak perlu menghafalkan
secara bertele-tele semua teori televisi,tetapi poin-poin penting saja yang
perlu anda mengerti.Apabila rangkaian televisi anda pelajari teorinya secara
mendetail sangatlah banyak dan anda belum tentu paham.Maka saya membuat sebuah
tutorial dengan poin-poin penting dan berguna.Mungkin sangat cocok bagi pemula
yang baru mempelajari bidang elektronika khususnya televisi berwarna.Langkah
demi langkah saya jelaskan.Tidak hanya bagi orang yang suka elektronik
saja,tetapi bagi kalangan umum yang ingin belajarpun juga bisa.Selain membahas
masalah televisi,bagi anda yang ingin belajar merakit komputer sendiri dan cara
menginstal windowsnya,maka isi rangkuman saya juga membahas bagaimana merakit
komputer.Langkah demi langkah saya jelaskan dengan disertai photo dan
gambarnya.
Sebagai
pembuka,Blog dibawah ini akan menjelaskan cara mereparasi televisi dengan
langkah-langkah praktis tepat pada sasarannya,karena berdasarkan pengalaman
yang terjadi,mulai dari mati total sampai pada masalah gambar.Dibawah ini
adalah isi dari tutorial yang saya buat,jika anda ingin mengerti apa isi
tutorialnya.Sangat cocok bagi pemula.
Berikut
ini adalah daftar isi dari Tutorial saya :
workshop8080.wordpress.com
servis-televisi.blogspot.com
reparasi-televisi.blogspot.com
servistv.blogspot.com
Daftar
isi Tutorial :
1.
Diagram Blok TV dan Fungsi masing-masing bagian
2. Cara kerja televisi
3.
Persiapan Sebelum reparasi TV
4.
Blok – Blok Mesin TV lengkap dgn penjelasan:
- – Bagian
Power Supply / Regulator / Adaptor
- - Cara
Mengganti Regulator
- - Daftar
Berbagai Macam Tipe Panel Regulator
- – Bagian
Program & Memori
- – Bagian
Osilator (Osc Horizontal & Osc Vertikal)
- – Bagian
Driver Horizontal
- – Bagian
Output Horizontal
- - Cara
Mengukur Panel Horizontal
- - Daftar
Berbagai Macam Tipe Panel Horizontal
- - Bagian
AFC
- - Bagian
ABL
- – Bagian
Flyback
- - Cara
Mengukur Flyback
- - Cara
mengetahui flyback rusak
- – Bagian
Chroma / Pembangkit Warna
- – Bagian RGB
- – Bagian
Vertikal Output
- – Bagian
Tuner
- - Zener 33
Volt dan Fungsinya
- - Cara
Mengecek Penguat IF & Tuner
- – Bagian
Audio
- – Defleksi /
Yoke
- - Cara
merubah yoke vertikal
- – Gelang
Konfergensi
- 5.
Langkah-Langkah Reparasi TV
- - Cara memperbaiki
Regulator
- – Cara
Memperbaiki TV Mati Total
- – Cara
Mengukur Tegangan
- 6. Mengatasi
Berbagai Masalah TV Yang Umumnya Terjadi :
- Layar tidak
penuh atas bawah
- Gambar
menggulung keatas atau kebawah
- Layar hanya
menampilkan garis mendatar saja
- Gambar &
Suara normal tetapi dilayar bagian atas ada garis-garis mendatar
- Layar hanya
menampilkan garis tegak lurus saja
- Gambar
tidak ada warnanya atau menjadi hitam putih
- Salah satu
warna tidak ada,Entah merah,biru atau hijau
- Layar hanya
menampilkan putih polos tidak ada gambar dan suara
- Layar
menampilkan putih saja (Gambar tidak ada) tetapi suara ada
- Layar gelap
suara ada
- Gambar
tidak ada,raster ada
- Suara
ada,gambar tidak ada,layar garis-garis blanking {garis diagonal}
- Gambar
& Suara ada,warna juga normal,tapi layar tampak lebih terang dan
garis blanking tipis {garis diagonal tipis}
- Gambar dan
suara tidak ada,raster tidak ada,layar tampak putih dan garis blanking
tebal
- Gambar dan
suara tidak ada,raster tidak ada,layar tampak satu warna saja dan garis
blanking tebal
- Gambar
dan suara ada,warna juga normal,tapi kadang muncul garis blanking
tipis,lalu hilang lagi dan muncul lagi
- Gambar ada
tetapi beberapa menit gambar hilang
- Gambar
ada tetapi kadang gambar geser atau lari
- Televisi
mati total tetapi ada bengingnya pada rangkaian mesin
- Televisi
dihidupkan tetapi kembali stand by (proteksi)
- Gambar naik
turun tidak berhenti
- Gambar
normal suara tidak ada
- Gambar
tidak penuh kanan dan kiri
- Gambar
normal tetapi cahaya di layarnya redup
- Tombol
televisi beralih fungsi atau fungsinya berubah tidak sesuai aslinya
- Menu
program pencarian gelombang tidak jalan
- Televisi
dihidupkan,volume langsung keras
- Gambar
& suara tidak ada,Layar hanya menyala satu warna
- Gambar
terlihat seperti kelis photo / bayangan hitam
- Gambar
bergerak terus kekanan kiri dan keatas bawah,terlihat berantakan
- Televisi
kalau dihidupkan munculnya gambar agak lama
- TV kalau
dihidupkan beberapa menit mati lagi,lalu digebrak bodinya hidup
lagi,kadang sudah hidup lama tiba-tiba mati sendiri dan di gebrak hidup
lagi
- Warnanya
kabur-kabur di tepi gambar
- Gambar dan
tulisan tidak fokus
- Gambarnya
menjadi panjang keatas dan bawah (melebar atas bawah)
- Gambar dan
suara normal,tetapi gambar tidak penuh atas bawah dan kanan kiri,jadi
hanya kotak saja
- Suara
Ada,Gambar Galer-galer
- TV kalau
dihidupkan,Listriknya langsung mati (jeglek / konslet)
- TV hanya
bisa menerima satu gelombang saja
- Gambar
& suara ada,tetapi semua gambar tidak jernih
- TV hanya
bisa menerima gelombang UHF saja
- TV hanya
bisa menerima gelombang VHF saja
- TV
tidak mau menyimpan gambar
- Gambar
& Suara ada,tetapi warnanya kadang ada kadang tidak
- TV sekali
dinyalakan normal,tetapi setelah dimatikan bila mau dinyalakan lagi sulit
bahkan harus nunggu satu hari baru bisa nyala lagi
- Gambar
& Suara ada normal,tetapi warna hanya muncul satu macam
- Gambar
& suara normal,tetapi di pojok layar tampak warna merah
- Di pojok
kanan & kiri layar bagian bawah ada warna merah
- Gambar
& suara normal,di setiap pojok ada warna merah
- Gambar
& suara normal,tapi di dalam mesin TV terdengar ngosos
- Gambar
hanya setengah layar dan suara normal
- Transistor
Output Horizontal Sering Mati,Bila Diganti Baru Mati Lagi
- Kop Flyback
Keluar Api Biru Di Sekelilingnya
- Didalam
Leher Tabung Terlihat Semburan Api Biru (Nyala Biru / Putih)
- Gambar
melebar kanan kiri
- Gambar
& Suara normal tapi OSD tidak keluar
- TV Mati
Total,Output Regulator tidak keluar tegangan semua
- Gambar
& Suara Normal tapi di tepi layar seperti gergaji
- Gambar
tidak bisa di pindah dgn remot
- TV layar
Slim gambar melebar dan melengkung kanan kiri
- 7. Menu
Servis Mode Berbagai Merk Televisi
- 8. Tips
Melihat Penyebab Protek Pada Televisi
- 9. Memory /
EEPROM
- -Cara
mengisi IC memory tanpa alat
- -Cara
kerja IC memory
- 10. CRT /
Tabung
–
Nama-nama komponen dalam tabung / CRT
–
Berbagai model PIN Tabung / CRT
11.
Cara Mengukur Tabung Dgn Multitester Serta Contohnya
12.
Mengatasi Beberapa Masalah Pada Layar CRT
-
Katoda short dgn Heater
-
Jalan Alternatif Membuat Tegangan Screen
-
Alat Menembak Tabung Yang Lemah
13.
Cara Mengganti Tabung Yang Berbeda PIN
14.
Berbagai Kasus Televisi
15.
Contoh-Contoh Kasus TV & Langsung Ditunjukkan Letak Komponen Yang
Rusak
16.
Cara Mengukur Tegangan Lengkap Dgn Gambar
17.
Cara Merakit Komputer
-
Pengenalan komponen & penjelasan dengan gambar
-
Langkah-langkah merakit komputer
-
Cara pemasangan komponen beserta gambarnya
18.
Cara Instal Windows XP
19.
Cara Membuat Power Amplifier
20.
Mengatasi beberapa masalah pada TV Merk SHARP
21.
Cara Memperbaiki Remot TV
Berikut
ini adalah Video rekaman yang saya buat :
Daftar
Isi Video Tutorial :
- Pengenalan
Komponen Televisi
- Blok-Blok
Mesin TV Dan Cara Kerja Mesin TV
- Cara
Mengecek Mesin Televisi
- Cara
Mengukur Tabung Dengan MultiTester Analog
- Cara
Membuang Tegangan 300 Volt DC pada Elko 400V
- Cara
Memasang Regulator Multi (Regulator Alternatif)
- Cara
Memasang Regulator Gacun / Astelo
- Trik
Memperbaiki SHARP UNIVERSE
- TV SHARP
Jadul Standby
- Polytron
Ultra Slim Standby
- TV Merk LG
Standby
- TV LG Slim
Pearl Black 29” Layar Tampak Redup
- Mengatasi Kop
Flyback Rusak & Tombol Panel TV Kacau
- Cara
Menggunakan MultiTester Analog
- Dasar-Dasar
Elektronika
- Membuat
Adaptor Sederhana
- Membuat
Adaptor 3 Arus (Positip,Negatip & Ground)
Bagi anda yang
ingin belajar elektronik tetapi belum mengerti sama sekali komponen elektronika
dan dasar-dasar elektronika,jangan berkecil hati.Di tutorial saya juga ada
dasar-dasar elektronika mulai dari pengenalan komponen,fungsi komponen,kegunaan
komponen serta cara mengukur komponen.Jadi bagi para pemula yang ingin sekali
belajar elektronika mulai dari dasar bisa di awali dgn memiliki Tutorial dari
saya ini.Mudah,Cepat & Praktis.Semoga bisa membantu anda semua.
Berikut
ini daftar isi Tutorial Dasar-Dasar elektronika :
- Macam-macam
komponen elektronika
- Transistor
- Cara
Menentukan Basis,Colektor,Emitor
- Cara
Mengukur Transistor
- Kondensator
/ Kapasitor
- Cara
Mengukur Kondensator Elko
- Mengukur
Kondensator Keramik / Milar
- Cara Membaca
Nilai Kondensator Milar & Keramik
- Resistor
- Tabel Warna
Resistor Biasa
- Tabel Warna
Resistor Metal
- Cara Membaca
Resistor Biasa
- Cara Membaca
Resistor Metal
- Dioda
- Macam-Macam
Dioda
- Cara
Mengukur Dioda
- Cara
Mengukur Dioda Bridg / Kuprok
- Transformator
/ Trafo
- Cara
Mengukur Trafo
- Proses
Pembuatan Trafo
- Cara Merakit
Adaptor / Regulator
- Contoh-Contoh
Rangkaian Regulator Sederhana
- Arti
Rangkaian Seri & Paralel
- Cara
Menghitung Rangkaian Seri & Paralel
- Cara
Menggunakan Multitester Analog
- Simbol-Simbol
Komponen Elektronik
Dasar-dasar
elektronika di atas adalah sangat penting sekali bagi pemula yang baru belajar
elektronika.Setelah anda menguasai dasar-dasar elektronika,maka anda bisa
belajar reparasi TV.Isi tutorial yang saya buat ini telah lengkap dan disertai
penjelasannya dgn gambar & photo asli serta video rekaman.
Lalu
tutorial tentang reparasi TV ada penjelasan tiap-tiap blok TV,urutan dan cara
kerja TV,Cara mengukur tegangan,Langkah-langkah reparasi dgn benar,cara
reparasi dgn cepat,Cara mengukur tabung dan Trik-trik reparasi TV dgn
cepat,Berbagai macam kasus TV yang umumnya terjadi & cara
melacaknya,dan lain sebagainya anda bisa lihat sendiri daftar isinya.Semua
dilengkap gambar dan video.Bisa anda buktikan.
Dibawah ini salah
satu contoh isi tutorial pada halaman pertama,jika anda ingin belajar lebih
lengkap dan jelas bisa pesan langsung ke saya.Blog ini adalah asli buatan saya
sendiri.Photo-photo yang ada di blog ini adalah asli hasil dari kamera saya
sendiri dan kalimat penjelasanannya juga asli hasil uraian saya sendiri
berdasarkan pengalaman saya.
Gambar 1A. Diagram Blok Televisi Warna
Gambar 1B. Diagram Blok Bagian Warna
Gambar 2. Diagram Blok Televisi Hitam
Putih
Diagram blok
diatas (Gambar 1 & 2) adalah diagram blok televisi berwarna dan hitam
putih.Diantara kedua gambar tsb pada dasarnya
sama,bagian-bagiannya,fungsinya,serta cara kerjanya semua sama.Untuk televisi
berwarna hanya ada tambahan bagian warna saja (Gambar 1B).Bagian yang
lainnya sama persis tak ada bedanya,jadi anda tidak perlu bingung kalau
memperbaiki televisi berwarna.Oleh karena itu diagram tersebut penting untuk di
ingat-ingat sebagai pedoman anda.Karena diagram tersebut adalah proses / urutan
cara kerja televisi mulai dari tuner sampai munculnya gambar pada layar.Maka
diagram ini sangat penting untuk dasar dan menjadi petunjuk anda mereparasi
televisi.Berarti anda mengerti betul proses kerjanya televisi dari bagian ke
bagian.Jadi kalau anda mereparasi televisi tidak asal asalan tetapi tepat pada
sasarannya.Kalau anda tidak mengerti urutan bagian dan fungsinya,maka anda akan
mengalami kesulitan dan tidak tepat pada bagian yang rusak.Dan blok ini penting
anda hafal serta fungsinya walaupun tidak secara mendetail.
Pada gambar 1B
adalah skema blok bagian warna.Untuk proses terjadinya warna bagaimana,anda tak
perlu menghafalkan skemanya dan teorinya,karena kalau dihafalkan sangat banyak
sekali dan membuat anda tambah pusing.Yang penting adalah skema dasarnya saja
(gambar 1A) dan fungsi masing-masing bagian (berulang kali saya
sebutkan).Intinya anda bisa cara mereparasi televisi berwarna dengan
langkah-langkah yang tepat dan cepat tak perlu bertele-tele menghafalkan proses
pewarnaan.Karena kalau dipelajari secara mendetail mengenai proses terjadinya
warna mungkin bisa satu buku sendiri dan anda belum tentu paham.Oleh karena itu
anda pelajari praktisnya saja,teorinya diambil yang poin poin penting saja dan
langkahnya mereparasi dengan cepat dan tepat.
Berikut ini penjelasan mengenai fungsi dari masing-masing bagian :
Antena : berfungsi untuk menangkap sinyal RF dari pemancar televisi.
Tuner
: berfungsi untuk
memilih gelombang pemancar yang akan diterima.
Didalam tuner terdapat rangkaian penguat RF,mixer dan osilator.
Penguat RF bertugas memilih pemancar yang akan diterima kemudian diberikan ke
mixer.
Mixer akhirnya menghasilkan frekuensi baru,kemudian difilter menjadi 2
frekuensi saja yang keluar yaitu 38,9 MHZ dan 33,4 MHZ.
Frekuensi 38,9 MHZ adalh frekuensi pembawa gambar
Frekuensi 33,4 MHZ adalah frekuensi pembawa suara.
Kedua frekuensi tersebut kemudian diteruskan ke penguat video IF.
Video
IF : berfungsi
menguatkan sinyal-sinyal yang diterima dari mixer,kemudin diteruskan ke video
detektor.
Video
detektor :berfungsi
mendeteksi sinyal gambar dan suara kemudian diteruskan ke video driver.Sinyal
pembawa gambar dideteksi hingga keluar sinyal gambar yang frekuensinya 15 KHZ-5
MHZ,sinyal pembawa suara dideteksi hingga keluar sinyal pembawa suara baru 5,5
MHZ (FM).
Video
driver berfungsi
memisahkan sinyal pembawa suara,sinyal gambar dan sinyal sincronisasi.
Sinyal gambar diteruskan ke video output.
Sinyal suara diteruskan ke sound IF amplifier.
Sinyal sinkronisasi diteruskan ke sinkronisasi separator.
Video
output berungsi
menguatkan sinyal gambar lalu diteruskan ke katoda tabung.
Sound
IF amplifier
berfungsi menguatkan sinyal suara kemudian diteruskan ke detektor FM,detektor
FM mendeteksi sinyal 5,5 MHZ hingga tinggal frekuensi audio,kemudian ke penguat
audio terus ke loudspeaker.Untuk bagian sound IF sampai penguat audio ini
seperti penguat amplifier biasa.
Syncronisasi
separator berfungsi untuk
menyesuaikan gambar yang dipancarkan dari pemancar.
Osilator
vertikal berfungsi
membangkitkan frekuensi 50 Hz kemudian diteruskan driver vertikal lalu ke
output vertikal,selanjutnya ke defleksi vertikal dan defleksi vertikal ini
membuka gambar secara vertikal (atas bawah).
AFC berfungsi mengoreksi frekuensi
horizontal 15,625 Khz dan diteruskan ke osilator horizontal.
Osilator
horizontal berfungsi
untuk membangkitkan frekuensi 15,625 Khz kemudian diteruskan ke driver
horizontal lalu ke output horizontal selanjutnya ke defleksi horizontal dan
defleksi horizontal ini membuka gambar secara horizontal (kanan kiri).
Horizontal
output juga
membangkitkan tegangan tinggi sekitar 10-20 kv untuk anoda tabungnya.
Bab
2 : LANGKAH-LANGKAH REPARASI TELEVISI
Gambar diatas adalah contoh cara
membuang tegangan yang masih tersisa pada kop flyback.
Dalam reparasi
TV,apabila mesin TV perlu dilepas maka buanglah dahulu tegangan yang masih
tersisa pada kop flyback dan tabung ( seperti contoh diatas).Walaupun TV sudah
mati total tetapi kop flyback dan tabung masih menyimpan tegangan yang cukup
besar.
Gambar diatas adalah contoh cara
melepas kop flyback dgn aman
Walaupun tegangan
sudah terbuang,jika mau melepas kop flyback maka untuk lebih aman gunakan
tespen.Apabila masih ada sedikit tegangan yang tersisa maka akan terbuang pada
lampu tespen tsb.
Contoh melepas blok RGB
Gambar diatas
adalah contoh melepas bagian RGB dari katoda tabungnya.Yang warna putih tsb
adalah soket katoda.Anda harus hati-hati sekali bila melepas soketnya,karena
apabila tidak benar cara melepasnya bisa menyebabkan patahnya katoda tabung
atau pecah leher tabung.
Gambar dibawah
ini adalah contoh mesin TV merk JVC model lama dan mesin TV Akari yang sudah
dilepas dari tabung yang akan diperbaiki dalam kondisi Mati Total.Agar lebih
leluasa membolak balik mesin untuk di servis.
Gambar diatas adalah mesin televisi merk JVC
model lama.
Ini adalah mesin TV Akari
Contoh Posisi Reparasi Mesin TV Mati Total
Bagian Power Supply TV JVC Model Lama
Regulator TV AKARI
Gambar diatas
adalah contoh bagian power supply / regulator mesin TV JVC lama & Regulator
TV AKARI.Anda harus paham nama-nama komponen dan fungsinya serta cara kerja
regulator tsb.Dengan demikian anda akan lebih mudah dalam reparasi mesin
TV.Jadi tidak asal bisa mengukur komponen mati atau hidup saja.Tetapi harus
bisa sedikit menganalisa urutan kerja dari regulator tsb.
Selanjutnya
adalah langkah-langkah reparasi TV mati total.Langkah ini saya ketik secara
urut,mulai dari buka box sampai selesai mereparasi.Tujuannya agar bagi teknisi
pemula yang baru mulai mempelajari reparasi televisi bisa lebih memahami.Bagi
teknisi yang sudah senior mungkin blog saya ini tidak berguna.Jadi harap maklum
bagi teknisi yang sudah senior.Terimakasih.
Langkah-langkah
:
- Pertama,buka
box tutup belakang.Apabila memperbaiki televisi keadaan mati total seperti
ini,lebih baik mesin televisi dilepas saja dari tabungnya.Seperti contoh
pada gambar diatas.Agar lebih leluasa jika membolak-balik mesin
televisi tsb.Disamping itu,akan lebih mudah dalam pengecekan komponen dan
pengukuran tegangan.Tabungnya juga aman tidak resiko kena benda-benda
keras yang tidak sengaja selama reparasi,misalnya obeng,tang atau alat-alat
lain.Hati-hati melepas mesin,kabel yang berhubungan dengan tabung harus
dilepas dahulu seperti kop flyback (jangan dipegang kopnya sebelum dibuang
tegangannya).Dan jangan langsung dilepas,buang dahulu tegangan
yang masih tersimpan pada kop flyback,biasanya masih ada.Caranya yaitu
ambil kabel multitester salah satu, kemudian hubungkan colok multi tsb ke
ground tabung.Dan colok yang lancip untuk menusukkan ke dalam kop
flyback.Maka akan terbuang tegangan yang masih tersisa dalam kop dan
tabung tersebut.Setelah terbuang kemudian lepas kop tsb dari tabung dengan
menggunakan tespen.Kenapa menggunakan tespen? Tujuannya apabila masih
sedikit tegangan yang ada,maka akan terbuang pada lampu tespen,andapun
lebih aman.Setelah kop terlepas,kemudian melepas rangkaian blok RGB yang
menancap pada leher tabung,hati-hati sekali dalam melepas
soketnya,karena kalau kaki katoda tabung ada yang sampai patah atau
kaca leher tabung pecah,maka anda menggantinya tabung.Lihatlah
contoh diatas.
- Langkah
kedua yaitu membersihkan debu-debu yang ada sampai bersih dan bersihkan
juga kotoran yang menempel pada jalur-jalur pcb dengan menggunakan bekas
sikat gigi dan tiner yang cepat menguap atau bisa juga
alkohol.Caranya,teteskan tiner atau alkohol pada sikat gigi dan pcb
yang akan dibersihkan,lalu gosok dengan sikat sampai bersih dari
kotoran.Mengapa kotoran yang menempel pcb harus dibersihkan? Tujuannya
adalah agar solderan yang retak-retak kelihatan dan memudahkan pengecekan
atau penyolderan.Selanjutnya adalah melepas dahulu Transistor panel
horizontal yang ada pendinginnya didekat flyback.Untuk menghindari
kelalaian anda jika mesin televisi hidup.Karena jika mesin televisi
hidup,maka flyback akan menyemprotkan tegangan tinggi sebesar 20-25KV.Coba
anda bayangkan kalau terkena tegangan sebesar itu.Tetapi jika Transistor
panel sudah dilepas maka anda sudah aman.Karena hal ini penting,saya
mengingatkan saja.Tapi anda jangan terus takut,entar setelah membaca
petunjuk ini anda takut.Jadi seorang teknisi jangan takut yang penting
anda hati-hati dan selalu perhatikan letak kop flyback setiap akan mencoba
menghidupkan mesin televisi,jangan sampai terletak diatas/dibawah
mesin.Kop flyback tsb harus letakkan jauh sepanjang kabel kop dan
menghadap keatas atau dimasukkan dalam gelas saja lebih amannya(posisi ini
jika Tr panel horizontal sudah terpasang,jika tidak terpasang tidak
apa-apa).
- Langkah
ketiga adalah mengecek tegangan listrik 220V dan sekringnya.Apabila
tegangan 220V normal & sekring normal,maka cek tegangan pada elko
400VDC,jika tidak ada tegangannya maka cek dioda bridg_nya atau 4 dioda
penyearahnya,mungkin ada yang rusak.
- Langkah
empat,jika tegangan pada elko 400V sudah ada (tegangannya hanya sekitar
250-300VDC saja,bukan 400VDC persis) kemudian ukur tegangan sekundernya
110-115 VDC.
- Apabila
tegangan 110VDC tidak ada,maka kita cek satu persatu daerah sekunder power
supply saja.Atau anda lakukan penyolderan ulang dahulu pada bagian yang
dicurigai,lalu coba hidupkan.Jika belum keluar tegangan B+ 110V,maka
lakukan pengecekan komponen satu persatu didaerah sekunder power
supply.Gambar dibawah ini adalah contoh blok sekunder power supply.

- Demi
keamanan jika anda memperbaiki power supply,biasakan transistor panel
horizontal dilepas dahulu,diatas sudah dijelaskan.Hal ini penting untuk
menghindari kelalaian anda,karena kalau power supply sudah hidup,dan
osilator sampai output horizontal juga hidup maka flyback akan
menyemprotkan tegangan tinggi 20-25KV.
- Dibawah ini
contoh transistor horizontal output ( Panel ) yang harus dilepas yaitu
D1877.

- Cabut/sedot
dahulu solderan B+ pada kaki flyback yang ada hubungannya
dengan elko B+ 160V agar tidak terbeban oleh flyback dalam memperbaiki
power supply.Apabila tidak dilepas solderannya juga tidak apa-apa,flyback
tidak akan menyemprotkan tegangan selama transistor panel horizontal belum
terpasang.Namun hal tersebut penting juga,karena apa? Untuk mengetahui
kaki B+ flyback tsb konslet atau tidak.Jika konslet,maka tegangan B+ dari
power supply akan mati setelah dihubungkan dengan kaki B+ flyback.Maka
secara langsung anda mengetahui bahwa flyback sudah konslet.Pada
gambar dibawah ini contoh pin B+ yg perlu dilepas.

- Apabila
tegangan B+ belum keluar,maka langkah selanjutnya mengukur komponen aktiv
dahulu,seperti transistor{Tr},semua diukur satu persatu,jika menemukan
ada yang rusak maka gantilah yang baru.
- Langkah
selanjutnya,jika B+ power supply belum keluar juga tetapi Transistor semua
normal,maka cek dioda Zener 110V.Dioda Zener tersebut bentuknya
besar,seperti dioda 3A.Nah..,biasanya zener ini putus,karena dioda ini
adalah zener pembatas B+ 110 VDC.
- Kemudian
misalnya B+ belum keluar juga,padahal komponen aktiv seperti
Transistor,dioda semua sudah dicek normal.Maka cek Resistor{R},biasanya R
yang menuju Basis Transistor Panel power supply dari elko 400V putus,nilainya
sekitar 100k-150k ada 2 buah,ganti kedua Resistornya.Inilah R yang saya
maksud,nilainya 120K ada 2 biji.

- Pada Power
supply televisi untuk panelnya/transistor output tidak semua memakai
Transistor,ada yang memakai STR atau SMR.STR adalah IC {Integrated
Circuit} tapi didalamnya juga transistor 2 buah dan ada Resistor.Jika STR
ini rusak maka R disekitar biasanya rusak,putus atau
mulur,kalau kita mengganti STR,maka sekalian R_nya diganti agar kerja STR
sempurna.Nah,jika ada televisi dihidupkan tapi listrik langsung mati atau
jeglek maka power supply pasti rusak,yaitu bagian primernya.Ada 4 faktor
penyebab diantaranya panel regulator rusak/konslet
(Transistor,STR),dioda bridg_nya konslet,bisa juga kapasitor milar 250V
konslet atau Elko 400V konslet.Seperti gambar dibawah ini adalah regulator
bagian primer :

- Jika
tegangan sekunder sudah ada,lalu anda ukur dan atur trimpot B+,tegangan
rata-rata 110-115 Vdc.Dan ukurlah tegangan keluaran B+ yang lain
sesuai standard.
- Syarat agar
mesin televisi bisa hidup harus ada tegangan pwr supply,osilator
horizontal,driver horiz,output horiz,B+vertikal dan output vertical,lalu
tegangan heater,tegangan screen(G2),teg video output dan tegangan
RGB.Diantara bagian-bagian tersebut peran paling penting adalah bagian power
supply dan Horizontal,kedua bagian ini adalah ibarat orang jantungnya,harus
hidup duluan,nanti baru yang lainnya.
- Berapa saja
tegangan diantara bagian-bagian tsb,berikut ini penjelasannya :
-Power
supply : 110V-115Vdc
-B+ IC program
: 5VDC
-B+ IC osc
: 12Vdc {Teg untuk IC
tsb}
-Col driver
horizontal : 50 Vdc {colector Tr driver horz}
- H-Out
: 0,2 Vdc {dari IC osc ke Basis Tr driver Ho}
- V-Out
: 0,2 VDC
-Out Trafo
IT
: 0,5 – 2 VAC
-B+ IC
vertikal
: 24Vdc {teg utk IC vertikal tsb)
-Output
vertikal : 12V-16Vdc
{dari IC vert menuju defleksi vert}
- B+
Audio
: 16 VDC
- B+
Tuner
: 12 VDC ada juga yg 5 VDC
-Heater
(Filament) : 6VAC
-Screen (G2)
: 250V-500Vdc
-RGB
{katoda} :
90V-125Vdc
-Video
output
: 180Vdc {dari flyback}
-Program
: 5Vdc {teg B+ untuk IC program}
16 . Jika
tegangan dari power supply semua normal,selanjutnya yang penting
adalah harus menghidupkan bagian horizontal dahulu.Mulai dari osilator,driver
dan output horizontal.Untuk bagian yang lain belakangan.Secara cepat dan
praktisnya,langsung ukur tegangan basis pada Transistor output horizontal (
dari trafo IT yg menuju basis TR horizontal out) harus ada sekitar 0,5-2
VAC,kecil sekali (wajib ada).Kalau tegangan basis ini sudah ada berarti mesin
tsb sudah hidup,dan anda tidak perlu mengukur mulai dari osilator.Gambar
berikut ini adalah tegangan 0,5-2 VAC yg wajib ada dari trafo IT ke basis TR
horizontal.
Jika
tegangan dari trafo IT yang menuju Basis TR horizontal out tidak ada,maka mesin televisi tidak mungkin
hidup,kemudian baru anda urutkan pengecekannya.Mulai dari osilator sampai
output horizontal.Kalau tegangannya sudah ada berarti mesin TV ini sudah bisa
hidup dan pasang transistor output horizontal yang dilepas tadi,tetapi
diukur dahulu Transistor tersebut bagus atau tidak dan mesin TV siap dicoba.
17. Cukup jelas dari rangkuman diatas
mengatasi TV mati total,mulai dari pengecekan power supply sampai menghidupkan
TV,berarti anda sudah bisa menservis TV sendiri tanpa minta bantuan bengkel
lain.
Dibawah ini
adalah contoh IC osilator TA8690AN dan data pin :
IC ini biasa di
pakai pada mesin TV Goldstar dan Akari:
Gambar dari balik pcb
Gambar
diatas yang tulisan kuning adalah data pin IC osilator poin-poin penting
yang sering di cek oleh para bengkel TV.Ada V-Out,H-Out,H-Vcc,RGB Out,Chroma
dan Vcc.Karena poin-poin tsb adalah peran yang terpenting dalam IC
tsb.Anda harus tau maksudnya kode-kode IC itu dan besarnya tegangan pada bagian
tsb.Karena pin-pin tsb adalah yang terpenting dalam IC.Bila anda ingin lebih
jelas lagi dan mempelajari dari bagian perbagian,maka milikilah tutorial tsb
untuk dipelajari lebih dalam.Karena yang ada di blog ini baru contoh saja belum
seberapa,masih banyak lagi yang harus di pelajari.Oleh karena itu kejarlah ilmu
jika anda ingin lebih maju.
Follow “Bengkel Elektronik”